Saat
mentari
merebah
perlahan
dibatas
cakrawala
Terjebak
dalam
kesunyian
yang membara
Kala
samudera
menabur
sepi
Senja
meredup
menenggang
alam
mencorak
gelisah
Dalam
tubuh
yang semakin
lelah
Dan
magrib
yang hampir
menyerbu
malam
Aku
terakuk
patuh
Sujud
mengharap
wajah
sang penguasa
Bersandar
sajadah
Ilahi
yang
menyapa
Dalam
balutan
jubah
miq’na
Mengalir
di hati
kesejukan
jiwa
Kala
kening
menyapa
lantai
dalam
integritas
Sungguh
…
Kau
peneduh
dalam
liku
kehidupan
Bersama
naungan
ridho-Mu
Ku
lantunkan
syair
asma-Mu
Dalam
tunduk
dekapan
rahmat
sang semesta
Menaungi
segenap
insan
yang pasrah
pada
Ilahi
Berlabuh
pada
kemurnian
cahaya
Mensucikan
di setiap
langkah
waktu
Agar
menjadi
muara
Menuju
jalan
beningnya
telaga
qolbu
Menyempurnakan
samudera
jiwa
Dalam
iman
dan
taqwa
Komentar
Posting Komentar